Metropolitan

Biaya Modifikasi Cuaca di Jakarta Capai Rp140 Juta Per Terbang

Biaya Modifikasi Cuaca di Jakarta Capai Rp140 Juta Per Terbang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan biaya satu kali penerbangan dalam operasi modifikasi cuaca di wilayah ibu kota mencapai Rp120 juta hingga Rp140 juta. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menyatakan bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pelaksanaan kegiatan tersebut selama satu tahun penuh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta.

Pertimbangan Efektivitas dan Kondisi Cuaca

Marulitua menjelaskan, penggunaan anggaran tersebut turut mempertimbangkan tingkat efektivitas operasi di lapangan. Oleh karena itu, jumlah penerbangan setiap harinya dapat berbeda-beda dan sepenuhnya bergantung pada situasi cuaca yang memungkinkan operasi modifikasi cuaca dilaksanakan. Sejak Januari 2026, BPBD DKI Jakarta tercatat telah melaksanakan sekitar 54 kali penerbangan.

Ia menuturkan, jumlah penerbangan dalam sehari disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan. Pelaksanaan operasi ini juga memperhitungkan pertumbuhan awan serta arah angin yang dikoordinasikan langsung bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

“Kalau pertumbuhan awannya negatif, ya kita enggak akan lakukan modifikasi. Kalau pun arah anginnya juga enggak mengarah ke Jakarta, ya kita juga enggak akan lakukan OMC,” ujar Marulitua seperti dilaporkan Liputan6.com.

Operasi modifikasi cuaca yang dijalankan BPBD DKI Jakarta memiliki tujuan utama untuk membantu memicu hujan sekaligus menekan tingkat polusi udara di ibu kota. Dalam pelaksanaan penyemaian awan tersebut, bahan semai yang digunakan adalah natrium klorida.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *