Pemerintah melakukan evaluasi terhadap pembangunan sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dinilai berada di lokasi kurang strategis serta jauh dari permukiman warga. Temuan tersebut diakui oleh Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah dan dijadikan bahan perbaikan atas arahan Presiden Prabowo Subianto, seperti dilaporkan Liputan6.com Peristiwa.
Evaluasi Lokasi dan Peran Petani
Menurut Farida, pemerintah menemukan sejumlah titik bangunan koperasi yang memang tidak sesuai atau dinilai terpencil oleh masyarakat sehingga kurang mendukung kegiatan bisnis. Kendati demikian, penentuan lokasi tersebut juga mempertimbangkan faktor kedekatan dengan para petani sebagai penyerap hasil bumi seperti sayuran dan buah-buahan.
“Kita mau menjadikan Koperasi Desa Merah Putih ini sebagai offtaker (penyerap) sayur-sayuran dan buah-buahan yang ada di situ,” kata Farida, dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI pada Minggu (25/10/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pembangunan KDKMP melibatkan komunikasi antara pengurus koperasi, kepala desa, serta PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) selaku pelaksana pembangunan. Warga setempat juga turut dilibatkan melalui mekanisme musyawarah desa khusus.
Meskipun demikian, pemerintah menegaskan bahwa laporan terkait lokasi koperasi yang kurang strategis masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Farida menyatakan, temuan di beberapa titik tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh KDKMP berdiri di lokasi yang tidak tepat.
Perkembangan Pembangunan KDKMP
Kehadiran KDKMP diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi bagi masyarakat di tingkat desa, mencakup penyerapan hasil pertanian hingga pendistribusian kebutuhan pokok sehari-hari. Oleh sebab itu, ketepatan lokasi menjadi salah satu unsur penting yang mendapat perhatian khusus dalam pelaksanaan program ini.
Merujuk pada data Kementerian Koordinator Bidang Pangan per 14 Oktober 2026, tercatat sebanyak 83.363 KDKMP sudah berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, sebanyak 79.733 unit telah mengantongi akun Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (SIMKOPDES), sementara 60.854 unit sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dalam hal progres fisik di lapangan, sebanyak 28.240 titik dilaporkan telah rampung sepenuhnya seratus persen. Sementara itu, sebanyak 7.392 titik lainnya masih berada dalam tahap proses pembangunan.
Sumber: Liputan6.com Peristiwa








