Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar usulan pembukaan 76 taman di Jakarta selama 24 jam dimatangkan terlebih dahulu. Ia menyatakan akan segera mengambil keputusan setelah rencana tersebut dibahas secara mendalam.
Respons Kebijakan Fasilitas Publik
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono dalam sambutannya pada acara penganugerahan Benyamin S Award (BSA) 2026 di Jakarta, pada Jumat (30/10), seperti dilaporkan CNN Indonesia. Pramono meminta agar usulan pembukaan 76 taman yang bisa beroperasi penuh sepanjang hari tersebut segera dimatangkan untuk kemudian diputuskan.
Pramono menceritakan dirinya mendapat apresiasi terkait kebijakan membuka sejumlah taman selama 24 jam yang belum pernah diterapkan sebelumnya di Ibu Kota. Selain taman, ia juga menyebut fasilitas lain seperti perpustakaan yang dapat diakses hingga pukul sepuluh malam serta museum-museum lokal.
Menurut Pramono, perpanjangan jam operasional fasilitas publik di Jakarta akan mempermudah pencapaian target menjadi 50 kota global di dunia. Ia meyakini upaya tersebut bukan merupakan pekerjaan yang sulit jika dipertahankan dengan baik.
Hasil Pemetaan Potensi Wilayah
Usulan pengoperasian 76 taman selama 24 jam bermula dari pemetaan potensi wilayah yang dilaporkan oleh Kepala Biro Kerja Sama Daerah Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Tona Hutauruk. Tona menjelaskan bahwa temuan tersebut teridentifikasi melalui rangkaian penjurian ajang Benyamin S Award 2026.
Dalam pemetaan tersebut, Tona merinci pihaknya telah mengidentifikasi 76 taman yang beroperasi 24 jam, 94 titik destinasi kuliner khas Jakarta, serta puluhan potensi destinasi wisata budaya, sejarah, alam, dan religi di tingkat kelurahan. Ia menilai rangkaian ajang tersebut menghasilkan lebih dari sekadar pemenang kompetisi.








