PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pemanfaatan limbah menjadi sumber energi berkelanjutan guna menekan emisi karbon dari sektor kelistrikan. Langkah ini diharapkan mampu mengubah residu limbah menjadi energi yang bernilai tambah.
Kolaborasi Pengolahan Limbah
Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir menyatakan bahwa pihaknya mendorong pemanfaatan limbah agar tidak berhenti sebagai residu semata. Untuk mewujudkan hal tersebut, PLN EPI menjalin kerja sama dengan PT Geoenviron Engineering Technology Indonesia (GETI) yang bergerak di bidang teknologi dan jasa lingkungan, pengelolaan limbah, waste-to-energy, serta refuse-derived fuel (RDF).
Menurut Hokkop, kesepakatan tersebut berfungsi sebagai landasan hukum dan komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi pemanfaatan limbah untuk pengembangan energi berkelanjutan, seperti dilaporkan Antara pada Jumat (23/10/2026).
Kajian Teknologi dan Model Bisnis
Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak akan mengidentifikasi potensi serta karakteristik limbah, mengkaji teknologi pengolahan dan konversi, serta mengevaluasi peluang pembangunan fasilitas pendukung. Ruang lingkup kajian juga mencakup penguatan rantai pasok dan model bisnis dengan memperhitungkan aspek teknis, komersial, dan regulasi yang berlaku.
Technical Director GETI Li Chenyi menyambut baik kesempatan kerja sama tersebut dan berharap tahap penjajakan ini dapat segera berlanjut ke tahap implementasi proyek.
Business Development Manager GETI Alif Zulviqar Syahroni menambahkan bahwa kemitraan ini sejalan dengan target perusahaan untuk bersinergi dengan badan usaha milik negara. Pihaknya berharap potensi yang ada dapat segera didalami dan dieksekusi bersama PLN EPI.
Sumber: Liputan6.com Peristiwa








