Pedagang Pasar Taman Puring mengaku kaget mendengar adanya wacana relokasi ke Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Mereka berharap Pasar Taman Puring direvitalisasi sehingga para pelaku UMKM tak perlu direlokasi ke Teras Lenteng Agung yang sudah lebih dulu ditempati eks pedagang Pasar Barito.
Keberatan Pedagang soal Jarak dan Branding
Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring, Asmun, mengatakan informasi mengenai relokasi ke Lenteng Agung baru diketahuinya melalui pemberitaan di media sosial. Sebab, saat audiensi pada Kamis (22/10), pihak Pemkot Jaksel belum menyebutkan lokasi tujuan relokasi secara spesifik, seperti dilaporkan detikcom.
Asmun menjelaskan mayoritas pedagang bertempat tinggal di wilayah Kebayoran Lama dan Kebayoran Baru, dekat dengan Pasar Taman Puring. Jarak tempuh menuju Lenteng Agung dinilai akan memberatkan pedagang dari segi biaya transportasi sehari-hari.
Selain jarak, pihaknya juga mengkhawatirkan hilangnya pelanggan dan nama Taman Puring jika dipindah ke tempat baru. Menurut Asmun, merintis kembali usaha di tengah kondisi ekonomi saat ini bukan hal yang mudah.
Asmun menyebut para pedagang masih memegang janji terkait rencana revitalisasi pasar dan menyayangkan adanya pernyataan yang menyebut lokasi pasar bekas kebakaran akan dialihfungsikan menjadi taman. Hingga saat ini, kata Asmun, belum ada pemberitahuan resmi dari pihak Pemkot Jakarta Selatan mengenai rencana relokasi ke Lenteng Agung.
Rencana Pemkot Jakarta Selatan
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyatakan eks Pasar Taman Puring akan dialihfungsikan menjadi Taman Setara pascakebakaran. Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, menyebut pedagang yang bertahan akan direlokasi, salah satunya ke kawasan Lenteng Agung.
Syafrin memastikan lokasi relokasi telah disiapkan agar pedagang dapat melanjutkan usahanya. Pasar Taman Puring sendiri dilanda kebakaran hebat pada Senin (28/7/2025) malam lalu yang menyebabkan setidaknya 600 kios pedagang hangus terbakar.
Sumber: Berita - Detikcom








