Sebanyak 30 anak yatim binaan di Jakarta mengikuti program Sight to Remember yang diselenggarakan oleh Islamic Relief Indonesia berkolaborasi dengan CT ARSA Foundation. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut mengajak para peserta merasakan pengalaman berbelanja, bermain, serta belajar dalam suasana yang menyenangkan.
Dukung Tumbuh Kembang dan Kemandirian Anak
Selain berfungsi sebagai sarana rekreasi, acara ini dirancang khusus untuk mendorong tumbuh kembang anak secara positif. Melalui serangkaian permainan edukatif dan aktivitas interaktif, para peserta diajak mengenali kebutuhan diri, belajar mengambil keputusan, hingga mengasah keterampilan sosial di lingkungan yang positif.
Salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan ini adalah ketika anak-anak diberi kesempatan untuk memilih dan membeli kebutuhan pribadi mereka secara mandiri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk memupuk kemandirian sekaligus memperkuat rasa percaya diri mereka.
Mendukung Perkembangan Psikologis dan SDGs
Local Resource Mobilization Coordinator Islamic Relief Indonesia, Rahadiansyah Fachrudin, menjelaskan bahwa dukungan terhadap anak yatim tidak cukup hanya berfokus pada kebutuhan dasar dan pendidikan formal. Anak-anak rentan juga memerlukan ruang untuk mendapatkan pengalaman positif yang menunjang perkembangan emosional, sosial, dan psikologis mereka.
“Melalui kegiatan Sight to Remember, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna bagi anak-anak. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kenangan positif, meningkatkan kepercayaan diri mereka, serta menunjukkan bahwa mereka mendapatkan perhatian dan dukungan dari banyak pihak,” ujar Rahadiansyah dalam keterangan resmi seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Sinergi antara Islamic Relief Indonesia dan CT ARSA Foundation ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin Pendidikan Berkualitas. Lewat kepedulian yang berkelanjutan, kedua lembaga berharap semakin banyak anak yatim yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan memiliki masa depan yang lebih cerah.








