Metropolitan

Pramono Syukuri Polusi Jakarta Rendah Berkat Modifikasi Cuaca

Pramono Syukuri Polusi Jakarta Rendah Berkat Modifikasi Cuaca

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan rasa syukurnya karena tingkat polusi udara di ibu kota berada dalam kategori rendah selama dua hari belakangan. Kondisi udara yang bersih tersebut dinilai membuat masyarakat merasa gembira.

Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Polusi

Pramono awalnya mengungkapkan bahwa kondisi cuaca sempat dikhawatirkan menjadi beban di tengah penyelenggaraan acara Jakarta Running Festival (JRF) yang berlangsung selama dua hari. Namun, kualitas udara justru terpantau sangat baik dalam kurun waktu tersebut seperti dilaporkan detikcom.

Pramono menceritakan pengalamannya saat membuka bendera start untuk kategori maraton penuh pukul 04.00 WIB, di mana indeks kualitas udara berada di angka 61. Angka tersebut sempat naik menjadi 68 dan berada di kisaran 80 pada siang hari, yang menandakan tingkat polusi udara di Jakarta sangat rendah.

Pramono mengungkapkan bahwa situasi udara yang mendukung bagi para peserta JRF itu terwujud berkat instruksinya agar instansi terkait melaksanakan operasi modifikasi cuaca atau OMC selama dua hari berturut-turut.

Hujan di Wilayah Perbatasan

Lebih lanjut, Pramono menyebutkan bahwa sejumlah wilayah di perbatasan Jakarta telah diguyur hujan pada malam sebelumnya. Situasi ini membuat rangkaian kegiatan JRF serta konser Ye dapat terlaksana dengan lancar.

Keberadaan awan hujan terpantau di kawasan Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, hingga kawasan Menteng pada malam sebelumnya. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil mengatur agar kawasan Gelora Bung Karno (GBK) tidak terguyur hujan demi tidak mengganggu jalannya konser, sementara wilayah lain tetap mendapati hujan.

Pramono memastikan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca akan terus dilanjutkan manakala ketersediaan awan dinilai mencukupi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri telah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pihaknya melihat penerapan modifikasi cuaca terbukti ampuh menurunkan tingkat polusi dan membuat warga lebih bahagia, terlebih para peserta Jakarta Running Festival yang dapat menikmati udara pagi yang sangat segar.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *