Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan Syukur (56) alias Agus menjadi korban kecelakaan setelah dilindas mobil listrik merek BYD di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/10) sore. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami patah kaki kiri dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kronologi Kecelakaan Beruntun di Blok M
Kecelakaan lalu lintas itu bermula ketika mobil BYD yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial S (46) melaju di lokasi kejadian pada pukul 16.48 WIB. Kendaraan tersebut awalnya menabrak sebuah mobil Honda Brio dengan nomor polisi B-2967-NGY yang sedang bergerak searah di depannya.
Seperti dilaporkan detikcom, mobil BYD itu kemudian kehilangan kendali dan oleng ke arah kiri hingga menabrak sepeda motor Honda Beat berpelat nomor A-3867-DD yang dikendarai oleh Hasan. Selain itu, kendaraan tersebut juga menabrak satu unit mobil Wuling bernomor polisi B-1835-ERZ.
Laju mobil BYD tidak berhenti di situ karena kendaraan tersebut sempat naik ke atas trotoar. Di lokasi tersebut, mobil kembali menabrak dua unit mobil lainnya yang sedang dalam posisi terparkir.
Kondisi Korban dan Tuntutan Keluarga
Anak kandung korban, Ewis Hildayani (27), menuturkan bahwa ayahnya sempat melakukan panggilan video atau video call dari ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Fatmawati pada hari kejadian. Saat itu, korban tampak berbaring dan tidak diperbolehkan banyak bergerak dengan didampingi rekan-rekan sesama ojol yang menunggunu kedatangan istrinya dari Cengkareng, Jakarta Barat.
“Bapak udah nggak boleh banyak gerak, lagi berbaring di IGD,” ujar Ewis saat ditemui pada Sabtu (24/10/2026), seperti dilaporkan detikcom.
Ewis menambahkan, ayahnya telah selesai menjalani tindakan operasi pada Sabtu (24/10) akibat luka parah yang dialaminya. Pihak keluarga menyatakan pasrah dengan kondisi korban namun menuntut agar pengemudi penabrak memberikan pertanggungjawaban penuh atas insiden yang terjadi.
“Pokoknya minta pertanggungjawaban dari tadinya Bapak saya sehat harus dibiayai sampai sehat. Enggak kerja juga enggak apa-apa yang penting sehat,” pungkas Ewis.
Sumber: Berita - Detikcom








