Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan mengepung jalur perlintasan gajah liar serta satwa lainnya di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur. Petugas gabungan bersama warga saat ini tengah berjibaku memadamkan api agar tidak semakin meluas.
Upaya Pemadaman oleh Warga dan Tim Gabungan
Menurut keterangan salah seorang warga Desa Muara Jaya bernama Sukiman kepada CNN Indonesia, dirinya bersama masyarakat setempat turut serta membantu tim gabungan melakukan pemadaman di lokasi. Sukiman menjelaskan bahwa wilayah yang dilalap api tersebut merupakan koridor tempat kawanan gajah liar serta berbagai satwa lain biasa beraktivitas.
Sukiman menyatakan bahwa area yang terbakar tidak hanya dilintasi oleh gajah, melainkan juga dihuni oleh satwa liar lainnya seperti rusa. Wilayah tersebut menjadi titik penting pergerakan satwa di dalam kawasan konservasi tersebut.
Penjelasan Pihak Balai Taman Nasional Way Kambas
Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, Zaidi, memberikan bantahan bahwa peristiwa kebakaran itu terjadi di bagian kawasan inti. Ia menegaskan bahwa titik api berada di wilayah perbatasan yang bersinggungan langsung dengan area perusahaan di Kabupaten Lampung Tengah.
Zaidi menambahkan bahwa lokasi kejadian bukan berada di area Pusat Konservasi Gajah (PKG). Penanganan di lapangan saat ini sedang dilakukan secara intensif oleh personel dari balai taman nasional bersama unsur TNI dan Polri.








