Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa Jakarta adalah rumah bagi seluruh warga untuk hidup berdampingan, beribadah dengan tenang, dan memperoleh hak yang sama tanpa diskriminasi terhadap suku, agama, dan budaya yang dimiliki. Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat meresmikan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Taman Harapan Jaya di Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur, pada Minggu (25/10).
Komitmen Merawat Keberagaman di Jakarta
Gereja yang berdiri sejak 1974 tersebut berada di bawah naungan GMAHK Konferensi DKI Jakarta. Pramono menegaskan bahwa keberagaman di wilayahnya harus dipelihara bersama oleh seluruh elemen masyarakat.
“Keberagaman bukan sekadar kenyataan yang melekat pada kehidupan masyarakat Jakarta, melainkan tanggung jawab bersama yang harus terus dirawat. Sebagai Gubernur Jakarta, saya harus menjadi gubernur bagi semua agama, semua ras, dan semua etnis. Saya tidak boleh membeda-bedakan,” kata Gubernur.
Pembangunan GMAHK Taman Harapan Jaya saat ini telah mencapai 80 persen. Penyelesaian 20 persen sisanya mencakup pekerjaan akhir atau finishing serta penyiapan berbagai perlengkapan gereja. Walaupun belum sepenuhnya rampung, rumah ibadah tersebut sudah kembali digunakan oleh jemaat untuk beribadah sejak Maret 2026.
“Peresmian ini menjadi momentum penting bagi pertumbuhan kehidupan rohani, penguatan kebersamaan jemaat, serta peningkatan kontribusi gereja dalam kehidupan bermasyarakat. Ini sekaligus menegaskan Jakarta sebagai rumah keberagaman,” tutur Pramono.
Dukungan Pemprov dan Apresiasi Jemaat
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi terhadap keberagaman melalui program Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI) yang disalurkan sejak 2003. Tercatat, total bantuan yang diberikan kepada GMAHK Taman Harapan Jaya mencapai Rp40.800.000.
“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari Minggu, 25 Oktober 2026, gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Taman Harapan Jaya di Jakarta secara resmi saya nyatakan dibuka dan diresmikan,” ujar Pramono saat meresmikan bangunan tersebut.
Sementara itu, Ketua Jemaat GMAHK, Repelt Kairupan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Pramono atas dukungan yang diberikan dalam menyelesaikan perizinan gereja, termasuk proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
“Berkat kepemimpinan dan arahan Pak Gubernur Pramono Anung Wibowo, selaku Gubernur DKI Jakarta, izin PBG kami akhirnya diterbitkan. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih, Pak Gubernur,” pungkas Repelt.







