Badan Nasional Penanggulangan Bencana memperbaiki metode penghitungan luas kebakaran hutan dan lahan menggunakan citra satelit demi meningkatkan akurasi pemantauan. Kebijakan tersebut disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bersamaan dengan penanganan karhutla di lima provinsi prioritas.
Laporan dalam Sidang Kabinet
Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi memaparkan laporan tersebut sewaktu mengikuti Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri bertempat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (21/10).
Mengutip tayangan YouTube Sekretariat Kabinet RI pada Jumat (23/10), Kristomei menyatakan bahwa pihaknya konsisten mengambil langkah menyempurnakan metode penghitungan memakai citra satelit sejak dilantik per 15 Oktober 2026 dalam Sidang Kabinet Paripurna Kabinet Merah Putih.
Lima Provinsi Prioritas
Pihak BNPB menetapkan Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, serta Kalimantan Barat sebagai lima provinsi utama yang menjadi fokus penanganan karhutla.
Di antara kelima wilayah tersebut, kenaikan frekuensi kejadian karhutla terpantau di Sumatera Selatan serta Jambi, meskipun Kristomei menyatakan tingkat eskalasinya masih belum terlalu signifikan.
Operasi Modifikasi Cuaca
Di samping menyempurnakan sistem pemantauan, pihak BNPB menjalankan operasi modifikasi cuaca dengan metode penyemaian es kering guna merangsang turunnya hujan pada kawasan yang memerlukan penanganan karhutla.
Kristomei memaparkan bahwa sebanyak 3.100 kilogram es kering telah disebar semenjak tanggal 20 Oktober melalui lima sorti penerbangan. Di samping itu, pelaksanaan penyemaian di wilayah Sumatera Selatan menghabiskan 800 kilogram es kering lewat satu sorti penerbangan.
Berdasarkan keterangan Kristomei, rangkaian tindakan tersebut berdampak pada berkurangnya kadar partikulat di udara sekaligus memperbaiki jarak pandang di Palembang.
Melalui pemutakhiran metode penghitungan berbasis citra satelit serta pelaksanaan operasi modifikasi cuaca, pihak BNPB terus mengintensifkan pengawasan serta penanganan karhutla pada kawasan-kawasan prioritas tersebut.








