Amerika Serikat memiliki armada pesawat tempur yang mendapat julukan unik, yakni babi hutan berkutil atau dikenal sebagai Warthog. Julukan tersebut melekat pada pesawat militer tersebut karena suara tembakannya yang khas.
Sejarah dan Perancangannya
Berdasarkan informasi dari laman Hill Aerospace Museum, seperti dilansir detikcom, pesawat A-10A Thunderbolt II atau The Warthog merupakan armada Angkatan Udara Amerika Serikat pertama yang dibangun khusus untuk melakukan serangan terhadap pasukan darat. Pesawat ini dirancang mulai tahun 1976 agar mampu bermanuver dengan lincah pada kecepatan serta ketinggian yang rendah.
Rancangan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi berbagai ancaman di medan perang, mulai dari helikopter, tank, hingga pasukan darat musuh. Sepanjang masa operasionalnya, pesawat ini telah diterjunkan dalam sejumlah konflik global, seperti Perang Teluk, Operasi Iraqi Freedom, serta Operasi Enduring Freedom. Salah satu catatan sejarah mencatat aksi Kapten Robert Swain yang menerbangkan pesawat ini pada 6 Februari 1991 untuk membendung kekuatan tempur Irak dengan menyerang tank-tank musuh.
Asal-Usul Julukan Warthog
Karakteristik paling mencolok dari A-10 terletak pada penggunaan kanon GAU-8 yang menonjol di bagian bawah hidung pesawat. Senjata tersebut menghasilkan suara tembakan yang menyerupai dengkuran babi hutan.
Kombinasi antara suara tembakan, tampilan fisik yang tangguh, serta kemampuan tempur yang agresif membuat pesawat ini resmi dijuluki sebagai Warthog. Saat ini, salah satu spesimen pesawat tersebut dipajang di Hill Aerospace Museum setelah dibuat oleh Fairchild pada tahun 1975.
Sebelum menjadi koleksi museum pada tahun 1992, pesawat tersebut sempat difungsikan sebagai sarana pelatihan instruksi darat di Pangkalan Angkatan Udara Sheppard yang terletak di Texas.
Sumber: Berita - Detikcom








