Lifestyle

Kisah Nenek 96 Tahun yang Punya 15 Juta Pengikut di TikTok

Kisah Nenek 96 Tahun yang Punya 15 Juta Pengikut di TikTok

Lillian Droniak, nenek berusia 96 tahun asal Connecticut, Amerika Serikat, berhasil mengumpulkan 15,2 juta pengikut di TikTok dan mendulang pendapatan besar dari media sosial. Penghasilannya dari platform tersebut bahkan cukup untuk menutupi biaya panti jompo tempat tinggalnya yang mencapai US$12.000 atau sekitar Rp190 juta per bulan.

Viral karena Ancaman Usir dari Panti Jompo

Nama Droniak melejit sebagai bintang media sosial pada Juni lalu setelah ia mengklaim bahwa pengelola panti jompo tempatnya tinggal mengancam akan mengusirnya lantaran sering menggelar pesta. Seperti dilaporkan BBC News Indonesia, pihak panti kemudian mengonfirmasi adanya ancaman tersebut, namun akhirnya menyepakati aturan baru yang memperbolehkan Droniak tetap berpesta dengan syarat tidak menyediakan minuman beralkohol.

Droniak mulai mengunggah video ke internet pada tahun 2020 berkat bantuan cucunya guna mengatasi kebosanan. Melalui konten fesyen, makanan, kisah asmara, hingga kegiatan sehari-hari, ia ingin mematahkan anggapan bahwa kehidupan seseorang berhenti saat menua. Konten berbayar miliknya, yang bekerja sama dengan berbagai merek makanan dan kecantikan, disunting oleh sang cucu, di mana hasilnya juga disisihkan untuk dana pendidikan cicit-cicitnya.

Kreator Lansia Lainnya di Berbagai Belahan Dunia

Fenomena serupa turut dirasakan oleh Viv Truran, perempuan berusia 82 tahun asal Cardiff yang aktif membuat konten di Instagram setelah kehilangan suaminya. Dari kamar tidurnya yang diubah menjadi studio, ia konsisten membagikan video kesehariannya mengenakan pakaian berwarna-warni serta memamerkan koleksi 22 pasang kacamata miliknya. Truran mengaku sangat selektif dan hanya menerima beberapa unggahan bersponsor setiap bulan dari merek lokal maupun organisasi amal seperti Age UK.

Sementara itu, Grace Geramita, perempuan berusia 85 tahun yang dikenal sebagai Nonna Gracie, memiliki jutaan pengikut berkat video memasak resep warisan turun-temurun. Enam tahun lalu, cucunya yang bernama Matthew menyarankan agar ia merekam aktivitas memasaknya, yang kemudian menarik perhatian luas dari berbagai penjuru dunia. Di sisi lain, mantan guru berusia 77 tahun bernama Barbara Costello juga sukses memikat warganet melalui akun Brunch with Babs yang menyajikan konten memasak dan kiat mengurus rumah tangga.

Menurut Naomi Baker dari agensi pemasaran influencer We Are Social, para kreator yang lebih tua sangat diminati oleh berbagai merek karena mempunyai komunitas pengikut yang sangat loyal dengan daya beli besar. Kehadiran para lansia ini di dunia maya, tambah Baker, mampu memberikan rasa nyaman serta bertindak sebagai sosok “nenek virtual” bagi para pengikut mereka di tengah dunia yang penuh ketidakpastian.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *