Hukum & Kriminal

KSP Sigit Tanggapi Kasus Penembakan di Pondok Cabe

KSP Sigit Tanggapi Kasus Penembakan di Pondok Cabe

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan respons mengenai insiden penembakan yang menewaskan anggota Ditpoludara, Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai. Peristiwa tersebut melibatkan junior korban, Bharada Andika Rahmadani, di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan.

Bukan Lagi Pimpinan Polri

Sigit menolak berkomentar lebih jauh terkait perkara yang merenggut nyawa Bharatu Laurentius tersebut. Dirinya beralasan sudah tidak lagi berstatus maupun bertugas sebagai pimpinan di Korps Bhayangkara.

“Polisi, aku sudah bukan polisi,” ujarnya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10).

Pemeriksaan Tersangka di Polda Metro Jaya

Insiden penembakan itu sendiri terjadi pada Jumat (16/10) sekitar pukul 05.30 WIB. Pelaku penembakan, Bharada Andika Rahmadani, kini sudah ditahan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa aparat kepolisian saat ini masih mendalami kronologi penembakan tersebut. Pemeriksaan intensif terhadap tersangka terus berjalan.

“Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penyidik terus mendalami rangkaian peristiwa tersebut guna mengungkap fakta dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Budi dalam keterangannya, Minggu (18/10).

Pihak Polda Metro Jaya memastikan pengusutan kasus dilakukan secara profesional, objektif, dan akuntabel. Budi menegaskan setiap pembaruan informasi akan disampaikan ke hadapan publik setelah penyidik mengonfirmasi kebenaran faktanya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *