Metropolitan

Pria Debat dengan Petugas MRT Usai Ditegur Makan-Minum

Pria Debat dengan Petugas MRT Usai Ditegur Makan-Minum

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berdebat dengan petugas keamanan beredar viral di media sosial. Pria tersebut tidak terima setelah ditegur karena kedapatan makan dan minum di dalam rangkaian kereta MRT Jakarta.

Kronologi Kejadian dan Aturan MRT

Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang pria sedang membawa minuman di dalam kereta. Dua petugas yang berjaga kemudian menegur penumpang tersebut karena ada aturan yang melarang aktivitas makan dan minum selama berada di dalam kereta.

Akan tetapi, pria yang bersangkutan justru menolak teguran tersebut dan malah merekam aksi kedua petugas. Berdasarkan narasi yang menyertai video, pria itu merasa keberatan setelah diingatkan mengenai aturan larangan mengonsumsi makanan dan minuman di area MRT.

Penjelasan Pihak PT MRT Jakarta

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta Rendy Primartantyo menyatakan bahwa aturan tersebut memang diberlakukan secara resmi. Larangan ini diterapkan demi merawat kebersihan, kenyamanan, serta ketertiban bersama di lingkungan transportasi publik.

Hal tersebut disampaikan oleh Rendy dalam keterangannya pada Minggu (1/11/2026). Ia menegaskan bahwa PT MRT Jakarta memberlakukan larangan makan dan minum di area berbayar stasiun serta di dalam kereta Ratangga.

Menurut Rendy, para petugas di lapangan saat itu sedang menjalankan tugasnya untuk mengingatkan pelanggan agar mematuhi ketentuan yang berlaku. Pihaknya juga menekankan agar para petugas senantiasa menyampaikan imbauan secara santun dan tetap menghormati para penumpang dalam menjalankan tugas mereka.

Melalui kejadian ini, manajemen MRT Jakarta mengimbau seluruh pelanggan untuk senantiasa mematuhi tata tertib serta mengikuti arahan yang diberikan oleh petugas di lapangan. Pihak MRT turut menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang diberikan oleh seluruh pengguna jasa layanan transportasi tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *