Nasional

Prabowo Panggil Kepala BRIN Laporkan Riset Karhutla

Prabowo Panggil Kepala BRIN Laporkan Riset Karhutla

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menemui Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (27/10/2026). Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyampaikan laporan mengenai perkembangan sejumlah riset strategis yang ditugaskan oleh Presiden.

Fokus Laporan Riset Strategis BRIN

Arif menjelaskan bahwa laporan yang disiapkan mencakup lima bidang utama, yakni air, kesehatan, kebencanaan, sampah, serta satelit. Salah satu poin penting yang dilaporkan adalah pengembangan zat penghambat api atau retardan berbasis pati singkong dan Ammonium Polyphosphate (APP) untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta lahan gambut.

Ia memaparkan berbagai tingkatan kemajuan riset yang dipimpinnya, mulai dari inovasi yang sudah diimplementasikan di lapangan hingga riset yang masih membutuhkan penguatan infrastruktur maupun percepatan hilirisasi.

Percepatan Hilirisasi dan Kerja Sama Industri

Sejumlah hasil riset BRIN saat ini tengah memasuki tahap proses produksi. Salah satunya adalah inovasi genteng komposit berbasis biomassa yang dikembangkan melalui kerja sama dengan Danantara agar dapat segera diproduksi secara massal. Selain itu, BRIN juga terus membuka peluang kemitraan dengan pihak lain, khususnya untuk pengembangan teknologi pengelolaan air.

Sementara itu, inovasi di sektor pengolahan sampah dan obat-obatan herbal masih berada dalam tahap penelitian. Arif menegaskan bahwa sebagai lembaga riset, BRIN berfokus memastikan seluruh hasil penelitian dapat segera dihilirisasi agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *