Kriminal

Kopassus Bantah Letda Ahmad Ditembak di Gudang Senjata

Kopassus Bantah Letda Ahmad Ditembak di Gudang Senjata

Seorang perwira pertama Kopassus, Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid, meninggal dunia di Gudang Senjata Pal (Peralatan) Grup 2 Kopassus, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/10).

Bantahan Isu Penembakan

Kepala Penerangan Kopassus Kolonel Indra Mardianto memberikan klarifikasi untuk menepis berbagai kabar yang beredar di media sosial mengenai penyebab kematian korban. Berdasarkan laporan CNN Indonesia, ia menegaskan bahwa informasi yang menyatakan Letda Ahmad tewas akibat penembakan adalah tidak benar.

Indra menyatakan bahwa insiden tersebut murni diakibatkan oleh faktor kelalaian dan tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya. Menurut keterangannya, seluruh rangkaian peristiwa nahas tersebut terekam dengan jelas melalui kamera pengawas atau CCTV yang ada di lokasi kejadian.

Proses Hukum Melalui Denpom

Meski telah memastikan penyebab insiden, pihak Kopassus belum membeberkan identitas pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Seluruh rekaman CCTV akan dibuka agar penanganan perkara ini dapat berjalan secara transparan.

Penanganan kasus ini selanjutnya akan dilimpahkan ke Detasemen Polisi Militer untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Rencananya, penyerahan berkas perkara kepada Denpom Surakarta akan dilakukan oleh Ankum pada keesokan harinya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *