Metropolitan

Pramono Minta Warga Dukung Jakarta Running Festival 2026

Pramono Minta Warga Dukung Jakarta Running Festival 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat ibu kota terhadap penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24-25 Oktober. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah langkah pengaturan lalu lintas demi kelancaran ajang tersebut.

Pengaturan Lalu Lintas dan Dukungan Publik

Pramono menyatakan bahwa pihaknya melakukan pengalihan di sejumlah ruas jalan selama kegiatan berlangsung. Ia meminta pengertian serta pemahaman dari masyarakat luas agar acara olahraga ini dapat terselenggara dengan sukses dan tertib seperti dilaporkan Liputan6.com Megapolitan.

“Saya juga ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa akan ada pengaturan lalu lintas pada tanggal 24 dan 25 Oktober ini. Untuk itu mohon dapat dimengerti, dipahami karena untuk pelaksanaan ini Pemerintah DKI Jakarta betul-betul ingin memberikan support sepenuhnya agar berjalan dengan baik,” kata Pramono di Istora Gelora Bung Karno, Jumat (23/10/2026).

Ia menambahkan, “Saya sungguh berharap bahwa JRF ini sebagai salah satu event yang berjalan dengan baik.” Dirinya meyakini kegiatan tersebut dapat berlangsung secara tertib karena telah dikelola secara profesional di Jakarta.

Fasilitas Transportasi Gratis bagi Peserta

Selain penataan jalan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan layanan transportasi publik tanpa biaya bagi seluruh peserta JRF 2026. Fasilitas gratis ini bisa didapatkan dengan syarat peserta mengenakan atribut resmi seperti *race pack*, nomor dada, atau *jersey* dari panitia.

“Pemerintah DKI Jakarta pada tanggal 24 dan 25 seperti yang sudah saya sampaikan, memberikan pelayanan gratis untuk transportasi selama yang bersangkutan menggunakan race pack, BIB, jersey yang official dikeluarkan oleh panitia,” jelas Pramono.

Pramono juga telah memberikan instruksi khusus kepada pihak Moda Raya Terpadu agar dapat melayani para pelari lebih pagi dari jadwal normal. Langkah ini diambil agar para peserta dari berbagai wilayah bisa tiba di lokasi tepat waktu tanpa hambatan.

“Saya sudah meminta untuk MRT mulai operasi dari jam 3 pagi. Sehingga dengan demikian bagi runner dari mana pun yang mereka berada, mudah-mudahan tidak ada yang datang terlambat karena memang fasilitas itu sudah kita persiapkan,” tutupnya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *