Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Roy Hardi Siahaan memberikan jaminan keamanan bagi dunia usaha yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah. Pihak kepolisian juga menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan kementerian serta lembaga terkait guna mendampingi para pelaku usaha.
Komitmen Tindak Tegas Kejahatan dan Pengawalan Lahan
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Roy ketika berbicara sebagai narasumber dalam Forum Investasi Jawa Tengah yang merupakan bagian dari rangkaian acara detikJateng-Jogja Awards 2026. Acara ini berlangsung di Nusantara Ballroom, KEK Industropolis Batang, pada Jumat (23/10/2026).
“Kami dari pihak kepolisian, Polda Jawa Tengah dengan kebijakan yang saya lakukan kepada Jawa Tengah adalah bagaimana saya akan menindak tegas terkait dengan semua kejahatan yang meresahkan masyarakat,” ujar Roy seperti dilaporkan detikJateng.
Roy menjelaskan bahwa pihaknya akan menggandeng berbagai instansi terkait untuk memastikan kelancaran pengembangan bisnis dan investasi di Jawa Tengah. Sebagai langkah awal, kepolisian berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN dalam hal pengurusan lahan serta menerjunkan personel untuk melakukan pendampingan secara langsung.
“Kami berusaha untuk bekerja sama dengan pihak-pihak terkait dalam hal ini Kementerian ATR/BPN pada awalnya. Oleh karena itu nanti kita lakukan akan pendampingan setiap satu kegiatan,” tutur Roy.
Lebih lanjut, Roy mengungkapkan bahwa pengawasan dan pendampingan tersebut akan menjadi tugas khusus yang dijalankan oleh jajaran kepolisian resor di daerah. Pihaknya akan memfokuskan polres-polres tertentu di lokasi yang menjadi sentra kegiatan dunia usaha.
Antisipasi Peredaran Narkoba di Lingkungan Kerja
Dalam kesempatan yang sama, Roy turut meneruskan arahan dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengenai pentingnya langkah antisipasi terhadap potensi tindak kejahatan di sektor ketenagakerjaan.
“Bapak Kapolri concern sekarang beberapa kejahatan yang tentunya ini kita harus antisipasi. Salah satunya peredaran narkoba yang ada di lingkungan pekerja dan ini bisa terjadi di beberapa lingkungan usaha,” pungkas Roy.
Sumber: Berita - Detikcom








