Kriminal

Polisi Periksa 18 Saksi Terkait Kebakaran KMP Batumandi

Polisi Periksa 18 Saksi Terkait Kebakaran KMP Batumandi

Kepolisian Daerah Banten memeriksa sebanyak 18 orang saksi untuk menyelidiki kasus kebakaran KMP Batumandi yang terjadi di perairan Merak, Banten. Saksi-saksi yang dimintai keterangan meliputi para penumpang kapal hingga awak kapal.

Pemeriksaan Saksi dan Olah Tempat Kejadian Perkara

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa penyidik Direktorat Polair Polda Banten masih terus melanjutkan proses penyelidikan. Pemeriksaan dilakukan mulai dari penumpang, pengemudi bus, kepala kamar mesin, hingga kru yang bertugas di kapal, seperti dilaporkan CNN Indonesia.

Selain memeriksa saksi, Polda Banten juga berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk mempersiapkan olah tempat kejadian perkara guna mengetahui kepastian penyebab kebakaran. Saat ini, kondisi KMP Batumandi dilaporkan terbalik setelah terbakar di dekat Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten.

Petugas berencana membalikkan kembali posisi kapal untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polda Banten turut berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry dan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan untuk membantu proses pengapungan kapal guna mendukung kelancaran penyelidikan.

Kronologi Kejadian dan Evakuasi Penumpang

Kepala KSOP Kelas I Banten, Yogie Nugraha, memaparkan bahwa berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service Merak, insiden tersebut dilaporkan pada pukul 16.15 WIB saat kapal berada di alur masuk penyeberangan Merak. KMP Batumandi tercatat bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB dengan tujuan Pelabuhan Merak.

Berdasarkan laporan awal, kemunculan api terdeteksi dari bagian kamar mesin kapal. Petugas VTS langsung menyebarkan informasi darurat serta mengoordinasikan pengerahan bantuan dari berbagai unsur pelabuhan, kapal tunda, kapal penyeberangan, dan instansi terkait untuk membantu pemadaman serta evakuasi.

Pada pukul 16.56 WIB, KMP Royce 1 menyampaikan laporan bahwa seluruh penumpang dan awak KMP Batumandi telah berhasil dipindahkan ke kapal tersebut dalam kondisi selamat. Operasi penanganan dan pemadaman melibatkan pengerahan 18 kapal dan unsur pendukung laut lainnya, termasuk kapal SAR, kapal patroli, kapal nelayan, hingga kapal tunda.

Proses pemadaman dan evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 21.25 WIB setelah dilaporkan oleh TB Karya Pacific 2291. Meski demikian, sejumlah kapal tunda tetap disiagakan untuk penanganan lanjutan sebelum unsur pendukung kembali ke pelabuhan asal.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *