Metropolitan

Bursa Kerja Jakarta Sediakan 12 Ribu Lowongan Kerja

Bursa Kerja Jakarta Sediakan 12 Ribu Lowongan Kerja

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka gelaran Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026 di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026). Agenda bursa kerja yang diinisiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) ini menyediakan 12 ribu lowongan dari 100 perusahaan.

Antusiasme masyarakat terhadap perhelatan ini tergolong tinggi sejak pembukaan. Pramono memaparkan bahwa jumlah pendaftaran yang masuk lewat jalur daring telah menyentuh angka 28.484 berkas lamaran, dan pencatatan tersebut belum mengalkulasi pencari kerja yang hadir secara langsung di lokasi pameran.

Penurunan Angka Pengangguran di Jakarta

Pramono berharap ketersediaan formasi kerja tersebut dapat terserap optimal oleh para pelamar. Meski demikian, ia menyadari pembukaan kesempatan kerja masih menjadi agenda yang penuh tantangan, kendati data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jakarta mencatatkan penurunan.

“Lapangan pekerjaan di Jakarta walaupun sudah mengalami penurunan, dari dulu selalu rata-ratanya enam persen, sekarang 5,79 persen, ada penurunan yang sangat signifikan, tetapi belum memenuhi kebutuhan, keinginan publik,” ujarnya.

Kepala Disnakertransgi DKI Jakarta Syaripudin merinci bahwa tingkat pengangguran terbuka di wilayahnya per Mei 2026 berada pada posisi 5,79 persen atau mencakup sekitar 323 ribu orang. Capaian ini menunjukkan perbaikan dibanding data akhir 2024 yang saat itu berada di level 6,21 persen atau berkisar 337 ribu orang.

Puncak Rangkaian Bursa Kerja Wilayah

Syaripudin menerangkan bahwa pameran ini merupakan muara dari rangkaian bursa kerja yang diselenggarakan secara berkelanjutan di lima kota administrasi dan satu kabupaten administrasi di Jakarta. Terhitung hingga Oktober 2026, Disnakertransgi tercatat sudah melangsungkan 11 kegiatan serupa.

Selain membuka bursa lowongan kerja baik secara tatap muka maupun daring, perhelatan ini turut menyuguhkan stan pameran hasil pelatihan kerja, pusat layanan informasi ketenagakerjaan, serta ruang diskusi pengembangan karier bagi masyarakat.

Sebagai langkah lanjutan, Pemprov DKI Jakarta akan mengawasi pergerakan ketenagakerjaan di berbagai perusahaan lewat mekanisme pelaporan rutin bulanan. Skema pemantauan ini diterapkan agar pemerintah daerah dapat terus meninjau dinamika ketersediaan posisi kerja sekaligus memonitor jalannya proses perekrutan pegawai di Jakarta.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *