Kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Lawu kian membesar dan merambat menuju wilayah Kecamatan Ngargoyoso serta puncak Hargo Dalem. Titik api terpantau merembet dari wilayah Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, setelah pertama kali terdeteksi pada Kamis (15/10).
Pergerakan Api Menuju Puncak
Camat Tawangmangu, Eko Joko Widodo, menyatakan bahwa kobaran api sudah mencapai kawasan Hargo Puruso dan hampir mendekati puncak Hargo Dalem. Hal tersebut disampaikannya pada Rabu (21/10) seperti dilaporkan detikJateng.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Sugiharjo, menjelaskan bahwa kawasan Hargo Puruso sudah terbakar sejak Selasa (20/10). Menurut Sugiharjo, api sempat melebar ke bagian bawah pada hari berikutnya.
Dampak kebakaran tersebut juga dirasakan oleh warga sekitar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, abu tipis akibat karhutla lereng Lawu sudahmencapai perkebunan serta permukiman warga, terutama di Kecamatan Tawangmangu dan Ngargoyoso. Sugiharjo menduga hal tersebut terjadi karena arah angin yang bergerak menuju ke utara.
Upaya Pemadaman dan Pengamanan Pipa Warga
Tim gabungan terus berupaya memadamkan api, salah satunya menggunakan metode penyiraman dari udara atau water bombing. Sugiharjo menuturkan, pihaknyamerencanakan sebanyak dua belas sorti water bombing pada Rabu (21/10), dengan enam sorti di antaranya sudah terlaksana hingga siang hari.
Kendati demikian, proses pemadaman menghadapi kendala di lapangan. Sugiharjo mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di lokasi kejadian masih tidak mendukung akibat embusan angin kencang serta kabut.
Selain dari udara, tim gabungan juga melakukan pemadaman secara manual dan membuat penyekatan untuk menghentikan laju api. Di Kecamatan Ngargoyoso, petugas bersama warga dari Cetho bergegas mengamankan jalur pipanisasi sumber mata air warga agar tidak tersambar api.
Pemerintah setempat turut membuka posko baru di Candi Cetho yang mulai beroperasi pada Rabu (21/10) guna mengantisipasi ancaman api terhadap pipa warga, objek wisata, dan permukiman. Fokus utama operasi di Pos Cetho meliputi pengecekan kondisi pipa sumber mata air, pengamanan jalur, serta pendataan sarana di lapangan.
Kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Lawu ini pertama kali terpantau pada Kamis (15/10) lalu dengan lokasi awal di petak 28, 32, dan 62c Desa Gondosuli.








