Politik

Prabowo Sentil Sikap Lebih Hormat pada Prestasi Asing

Prabowo Sentil Sikap Lebih Hormat pada Prestasi Asing
Daftar Isi
  1. Sentil Mentalitas dan Sejarah Bangsa
  2. Penilaian Kinerja Dua Tahun Pemerintahan
  3. Apresiasi kepada Jajaran Kabinet

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu sore. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyoroti masih adanya kecenderungan yang belum hilang untuk memandang prestasi luar negeri lebih baik daripada pencapaian nasional sendiri.

Sentil Mentalitas dan Sejarah Bangsa

Menurut Prabowo, kondisi tersebut mungkin berakar dari pengalaman sejarah masa lalu ketika Indonesia dijajah dalam waktu yang sangat lama. Hal ini membuat sebagian pihak kurang memiliki kebanggaan atas karya dan prestasi anak bangsa sendiri.

Seperti dilaporkan CNN Indonesia, Prabowo mengungkapkan pandangannya tersebut dalam Sidang Kabinet Paripurna yang disiarkan secara langsung melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden. “Mungkin karena kita terlalu lama dijajah, sering kita tidak bangga dengan prestasi kita sendiri, bahkan lebih hormat ke prestasi asing daripada prestasi kita sendiri,” ujar Prabowo.

Penilaian Kinerja Dua Tahun Pemerintahan

Dalam arahannya, Prabowo menilai bahwa ia bersama jajaran kabinetnya telah mampu menunjukkan hasil kerja yang nyata selama dua tahun masa kepemimpinannya. Ia menyebut pencapaian tersebut diraih di tengah berbagai tantangan dan serangan dari pihak luar yang diklaimnya takut melihat kebangkitan Indonesia.

“Saya bangga jadi presidenmu, karena dalam dua tahun kita telah kerja dengan hasil yang nyata. Saudara-saudara, kita diserang, bangsa Indonesia selalu bangkit kalau diserang dengan keras, karena Bangsa Indonesia sesungguhnya sangat tidak berkenan berdirinya Bangsa Indonesia bagi bangsa-bangsa tertentu di dunia ini,” tutur Prabowo.

Ia menambahkan bahwa sejak awal kelahirannya, negara Indonesia kerap menghadapi berbagai gangguan karena kekayaan alam yang melimpah. Kendati demikian, Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak akan bisa dihentikan untuk terus maju, meskipun pada masa lalu sempat diganggu oleh berbagai gerakan separatis seperti Republik Maluku Selatan, DI/TII, hingga PRRI/Permesta.

Apresiasi kepada Jajaran Kabinet

Menjelang akhir pengantarnya, kepala negara menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih. Mengenakan busana safari putih dan kopiah, ia menilai para menteri dan pembantu utamanya telah bekerja keras menjalankan tugas negara.

“Saya sebagai pemimpin saudara-saudara, saya sebagai yang diberi mandat oleh rakyat, saya merasa bahwa saudara-saudara sebagai pembantu-pembantu inti saya jalankan tugas untuk bangsa dan rakyat. Saya merasa bahwa saudara-saudara telah bekerja dengan sangat keras,” kata Prabowo.

Sidang Kabinet Paripurna ini diselenggarakan tepat sehari setelah peringatan dua tahun perjalanan roda pemerintahan Prabowo-Gibran. Berdasarkan catatan, agenda Sidang Kabinet Paripurna sebelumnya terakhir kali dilangsungkan pada 20 Juli 2026 yang lalu.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *