Sebuah poster yang menampilkan foto seorang wanita tanpa busana mendadak viral setelah ditempel di tiang sebuah pusat perbelanjaan atau mal di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kejadian ini langsung menarik perhatian dan membuat heboh masyarakat setempat akibat dugaan latar belakang masalah perselingkuhan.
Isi Poster dan Dugaan Motif Pelaku
Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJatim pada Jumat (30/10/2026), poster tersebut mencantumkan kalimat bernada penghinaan yang ditujukan kepada seorang perempuan berinisial ZR. ZR disebut-sebut bekerja sebagai pegawai pada salah satu gerai atau tenant penjualan telepon seluler yang berlokasi di mal tersebut.
Pada bagian bawah tulisan penghinaan itu, terpajang empat lembar foto perempuan dalam kondisi tanpa busana yang diyakini sebagai sosok ZR. Aksi penempelan ini diduga dilakukan oleh seorang pengunjung wanita yang identitasnya belum terungkap secara pasti. Pelaku diduga sengaja mendatangi lokasi untuk melabrak ZR lantaran menduga korban telah berselingkuh dengan suaminya.
Respons Pengelola Mal
General Manager mal, Andiyanto Vino, membenarkan adanya peristiwa penempelan poster asusila di area publik tempat usahanya. Meski belum mengetahui secara rinci akar permasalahannya, ia menduga insiden tersebut berkaitan erat dengan masalah perselingkuhan.
Seperti dilaporkan detikcom, Vino menyebutkan bahwa perempuan yang ada di dalam poster memang benar merupakan karyawan dari salah satu tenant di mal tersebut. Kendati demikian, pihak pengelola menegaskan bahwa mereka tidak memfokuskan perhatian pada masalah pribadi tersebut.
“Infonya persoalan perselingkuhan, itu foto itu memang pegawai tenant tersebut. Tapi kita bukan fokus permasalahannya ya,” kata Vino.
Pihak manajemen saat ini memberikan perhatian penuh pada tindakan penempelan poster tak senonoh tersebut di area fasilitas umum mal. Manajemen telah menerjunkan tim untuk memburu pelaku yang nekat membawa dan menempelkan poster asusila tersebut.
“Setelah peristiwa itu, kita minta tim untuk, langsung mencari data si pelaku yang membawa poster asusila dan menempelkan di ruang publik milik kami,” pungkasnya.
Sumber: Berita - Detikcom








