Pendidikan

Taj Yasin Galakkan Gerakan Bersih Pesantren di Jateng

Taj Yasin Galakkan Gerakan Bersih Pesantren di Jateng

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menginisiasi aksi kebersihan lingkungan di ratusan pondok pesantren se-Jawa Tengah untuk menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan gotong royong atau roan ini diselenggarakan secara serentak di 117 pesantren pada Selasa (20/10).

Pusat Kegiatan dan Pengolahan Sampah

Pelaksanaan roan tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Pondok Pesantren Roudhotul Mubtadiin, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Taj Yasin menyampaikan bahwa gerakan tersebut ditujukan untuk memupuk kepedulian para santri terhadap kebersihan sekaligus mendorong tata kelola sampah yang lebih tertata di kawasan pesantren.

Menurut Taj Yasin, menjaga kebersihan perlu diwujudkan melalui pembiasaan harian. Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini mengimbau masyarakat untuk membiasakan diri membawa serta mengumpulkan sampah pribadi saat mendatangi acara, termasuk kegiatan pengajian, lalu memilahnya agar dapat difungsikan kembali.

Ia menjelaskan, limbah plastik dapat didaur ulang menjadi aneka kerajinan, sedangkan sampah organik bisa digunakan sebagai media budidaya maggot untuk pakan ternak.

“Yang non-daur ulang bisa dikembangkan menjadi maggot, menjadi pakan ternak. Ini semuanya harus kita olah. Dimulai dari kapan? Dari hari ini. Dimulai dari mana? Dari pesantren ini,” ujarnya.

Taj Yasin berharap lembaga pesantren mampu tampil sebagai pionir budaya bersih di lingkungan warga. Kebiasaan menjaga kebersihan yang ditanamkan sejak di bangku pendidikan diharapkan tetap diterapkan para santri dalam kehidupan sehari-hari di luar pondok.

Layanan Kesehatan dan Penyaluran Bantuan

Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah Saiful Mujab menjelaskan bahwa aksi kebersihan ini berlangsung di seluruh wilayah kabupaten dan kota. Untuk tingkat daerah, pihak Kemenag bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dalam menentukan pesantren yang menjadi lokasi kegiatan.

Selain aksi pembersihan lingkungan, agenda di Pondok Pesantren Roudhotul Mubtadiin dilengkapi dengan penyaluran bantuan serta penyediaan fasilitas kesehatan, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan layanan Spesialis Keliling (Speling).

Pada momen tersebut, Taj Yasin juga memberikan bantuan dana rehabilitasi senilai Rp20 juta untuk Pondok Pesantren Raudhatul Mubtadi’in Pemalang, disertai penyerahan paket sembako dari Baznas Jateng.

Aksi gotong royong ini memberikan pengalaman tersendiri bagi para santri, salah satunya Muhammad Anugerah Vito yang menerima peci secara langsung dari Wagub Jateng. Menjelang peringatan Hari Santri 2026, ia berharap momentum ini dapat menjadi sarana perbaikan diri bagi para santri.

“Semoga bisa merubah diri kita yang menjadi lebih baik lagi ke depannya,” pungkasnya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *