MATAKIN Gelar Tahun Baru Imlek 2572 Secara Daring

Spread the love

Nasionalpost, Jakarta- Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) pada Hari Minggu 14/2/2021 menyelenggarakan Perayaan Hari Raya Tahun Baru Imlek Nasional Kongzili 2572 via youtube Matakin Pusat.

Pembukaan sambutan acara Imlek Matakin oleh Carolin Sundari yang memandu acara ini. Untuk Tahun ini Perayaan Imlek di Indonesia suasananya berbeda, prihatin karena pergerakan pandemi Covid 19, ditambah dengan kabar duka akibat bencana yang menimpa beberapa daerah maka perayaan Hari Raya Tahun Baru 2572 Kongzili secara nasional kali ini tidak dirayakan secara besar-besaran, melainkan secara virtual yang bertajuk:
Doa untuk Indonesia
“Bahaya Yang Datang Oleh Ujian Tian Dapat Dihindari, Tetapi Bahaya Yang Dibuat Sendiri Tidak Dapat Dihindari’” ujar Caroline yang memperkenalkan dari para Tokoh Nasional yang turut hadir.

Acara Imlek Matakin dihadiri Tokoh Tokoh para pejabat. dari Wakil Presiden Kyai H. Maaruf Amin. (Menteri Agama RI). Yaqub Cholil Qoumas . (Gubernur DKI Jakarta). Anies Baswedan dan Prof Dr Jimly Assiddiqie serta beberapa Tokoh dari Tionghoa Khonghucu dan para undangan lainnya.

Ketua Kehormatan Majelis Agama Khonghucu Indonesia MATAKIN Budi Santoso Tanuwibowo. dalam sambutannya mengucap salam dalam doa yang pada imlek tahun ini banyak keterbatasan akibat pandemi
“Kita bersama masih bisa merayakan tahun baru imlek 2572 meski dengan format yang berbeda tidak dalam pagelaran seni, tapi lsbih focus kepada kegiatan doa dan sembahyang untuk negeri yang sedang didera aneka bencana” pungkasnya.

Kegiatan Matakin juga melakukan kegiatan bakti sosial untuk menyantuni para saudara yang menderita karna pandemi maupun bencana yang lain.

Selamat perayaan Imlek Nasional Tahun 2021 Kongzili 2572 semoga seluruh umat Khonghucu di seluruh tanah air dan lebih khusus lagi pengurus Matakin dapat memberi kebahagiaan, kedamaian, kesejahteraan hidup bersama sama dengan segenap komponen bangsa Indonesia, membangun keberagaman yang merukunkan damaikan kehidupan kebangsaan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *