Para Pecinta Masyumi Reunian di Gedung DDII

Spread the love

 

JAKARTA — Bertempat di Gedung Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Jalan Kramat Raya No. 45, Jakarta Pusat berlangsung kegiatan silaturahim keluarga besar anak cucumber pecinta Masyumi. Kegiatan silatul ukhuwah dan urun rembuk nasional keluarga besar, zuriyah, dan perintahkan Masyumi ini dihadiri sekitar ratusan peserta yang terlihat memadati gedung dakwah sejak Sabtu pagi (7/3/2020).

Ketua Panitia Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPUPPII), Ustad Masril Sitanggang mengatakan kesadaran politik umat Islam baru terjadi saat era Proklamasi Bangsa namun belum memiliki fondasi yang kuat dalam sistem perpolitikan negara.

“Oleh karena itu saya menghimbau agar umat Islam memiliki kesadaran yang kuat untuk berpolitik,” ucapnya.

Menurut Masril, umat Islam harus memiliki partai sendiri yakni Partai Islam Ideologis dimana Masyumi menjadi kekuatan pembangun Partai Islam Ideologis.

“Secepatnya Partai Ideologis Islam akan kita deklarasikan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Maka itu saya himbau umat Islam datang membanjiri station GBK nanti,” katanya.

KH Ahmad Riduan sebagai Ketua Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPUPPII), mengatakan Partai Islam Kaffah Ideologis ini harus mengoreksi Partai Islam yang ada saat ini.

“Partai Ideologis Islam harus berdiri sebagai wadah menyalurkan dan memperjuangkan suara umat Islam Indonesia. Oleh karena itu Partai Kaffah Ideologis ini harus merebut dan masuk ke sistem politik baik di Eksekutif (Istana), maupun Legislatif (DPR). Islam dan ulama saat ini sedang di zholimi dari berbagai bidang, oleh karena itu PII harus maju untuk melindungi Islam dan Ulama kita,” katanya.

Partai Ideologis Islam yang saat ini terus digodok oleh Badan Penyelidik Usaha-Usaha (BPU), yang rencananya akan dideklarasikan pada tanggal 22 Juni 2020, yang sekaligus sebagai momen memperingati Piagam Jakarta (22 Juni 1945).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *