PGK Gelar Seminar Menggelorakan Sumpah Pemuda Dalam Pembagunan Berkelanjutan

Spread the love

Jakarta – DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) hari ini (30/10) di Hotel Grand Alia, Jakarta menyelenggarakan seminar sehari dengan tema spirit Sumpah Pemuda. Yaitu “Menggelorakan Sumpah Pemuda Dalam Pembangunan Berkelanjutan” dikaitkan dengan tantangan bangsa Indonesia saat ini dan di masa depan.

Bagaimana kita menggelorakan nilai-nilai Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada 91 tahun |alu? Ketua Umum PGK Burzah Zarnubi dalam kata sambutannya menyatakan hal itu untuk memperkokoh persatuan bangsa sekaligus menjadi pendorong agar kita dapat menjadi bangsa pemenang di era kemajuan teknologi dan kerasnya persaingan global.

kabupaten/kota. Selain tersebar di banyak pulau, penduduk Indonesia juga terdiri dari banyak ras, terdiri dari 700 lebih suku dengan adat dan tradisinya masing-masing, memiliki 1000 lebih bahasa daerah, dan memeluk keyakinan agama yang tidak sama. Tidak banyak negara di dunia yang penduduknya demikian majemuk seperti Indonesia.

Dengan kemajemukan seperti itu, aset utama bangsa Indonesia adalah spirit persatuan, toleran terhadap perbedaan, kerukunan, kekompakan, dan persaudaraan. Bersatu di tengah keberagaman, sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang tertulis di kaki Garuda Pancasila, lambang negara Indonesia.

  • Kita berhutang budi kepada para pendiri bangsa (founding fathers) yang di usia muda menyelenggarakan Kongres Pemuda II di Jakarta pada 27-28 Oktober 1928. Di tengah kuatnya cengkeraman kolonial Belanda saat itu, sejumlah tokoh pemuda (a.l. Soenario, M. Yamin, J. Leimena, AK Gani, Amir Syarifudin Harahap, WR Supratman) yang semula mewakili organisasi kesukuan dan kedaerahan seperti Jong Jawa, Jong Ambon, Sumatera Bond dan Lain lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *